STILETTO adalah bukti nyata seberapa jauh perempuan rela menyiksa diri dan melawan anatomi alam untuk tampil seksi dan gaya. "Fashion is pain". Ini sikap yang mengagumkan. Berkat Manolo dan Louboutin, entah bagaimana caranya, kaki kita serasa jadi panjang dan vibrasi seksi terasa tersalurkan. Stiletto itu Esensial.
Woman addicted to stilletto like a man with cigarette. Why then?
saat memakai ciptaan yang di pelopori Manolo itu, berat badan dipindahkan ke bagian depan kaki. Praktis gaya berjalan atau berdiri di ujung jari-jari kaki. hmm…ini jelas melanggar kodrat anatomi tubuh manusia. Kalau kecanduan sudah berlanjut, akan timbul masalah pada kaki sampai problem kronik tulang, yang mulanya menyerang lutut, tumit dan punggung.
menurut ahli ortopedi, ketidak seimbangan berdiri yang ditimbulkan oleh stiletto dapat membuat persendian pada tumit, lutut, dan tulang punggung saling bergesekkan. Akibatnya, ‘minyak pelumas’ yang menjadi bantalan sendi menjadi terkikis habis, mengering dan mengerut. Yang akhirnya menghancurkan sambungan persendian tersebut. Hal ini akan menimbulkan sakit yang luar biasa pada tulang. Jika titik ini sudah tercapai, maka selesai sudah masa memakai stiletto.
– copied from ‘Dewi’ September 2007 –
Damn! believe it or not (trust me, i wuld like to deny it as hard as i can be) gwe termasuk yang udah mulai addicted to stiletto. mo terbuka or tertutup, stiletto is one of the best ways to pimp up my self confidence. that i do believe, everytime im wearing those damn good look stiletto, automatically, the same thing will be happen to me. hahahah..fool me!
biarpun ga (belom) punya manolo or louboutin, tapi tetep…everywhere i go, yang selalu menarik perhatian gwe adalah sepasang stiletto yang menjulang dan berdetail. bukan merasa seksi benernya, tapi gwe merasa pede aja. kepala gwe bisa menghadap lurus kedepan dan feel like the world is mine..the rest is only rent it to me hahahah gubrak!!
sakit? iya sie kadang, gwe ga bohong, mungkin sakit di kaki sampe ke punggung gwe kemaren itu ya puncak nya protes badan gwe atas kesewenang-wenangan gwe yang suka deny that i need a rest from this damn good stiletto. sakitnya beneran bo’..ngiluuuuu…!!!! kaya mau copot dan uratnya serasa ketarik kenceng banget. sampe akhirnya gwe mengistirahatkan diri dirumah dan fisioteraphy…ihh malu deh ike kaya nenek2 aja, plus ngadepin cela’an nya orang2 kantor yang tahu bahwa gwe fisiotherapy. gila gwe masih inget aja tuw mereka tertawa terbahak2 diatas penderitaan gwe..heheh brengsek! but it feels better now, even still sumtimes the pain say hello..
but swear to God, kalo ga pake hak tinggi, rasanya gwe ga berdaya, berasa jadi orang paling pendek di dunia dan ga pede mo ngapa2in (hiperbola ga sie?). antisipasinya (eh…udah lewat dari antisipasi dong namanya kalo dah sempet syakit). sekarang gwe siasatin untuk pake ceper di hari jumat. only on friday! heheh
oh ya, almost forgot. satu lagi kegunaan stiletto selain meningkatkan rasa pede, kalo lagi bete bisa jadi alat untuk melampiaskan kekesalan kepada oknum2 pembuat onar..hahah!!
yeah…stiletto, im addicted to you..
linda